Kemampuan menulis guru-guru Kota Cirebon terus diasah. Setelah belajar menulis puisi, feature, best practice pembelajaran hingga menulis buku, one teacher one book. Kini, mereka mengasah kemampuannya menulis artikel untuk surat kabar. Sebanyak 75 guru berbagai kalangan dididik dan dilatih oleh Komunitas Literasi Gelemaca bekerjasama dengan Koran Radar Cirebon, Rabu (13/2).

Kegiatan ini satu dari banyak kegiatan sejenis yang dilakukan dan diikuti guru-guru Kota Cirebon. Sebelumnya mereka berguru dari para penulis dari PB PGRI. Pernah juga dengan praktisi penulis jebolan koran Jawa Pos bersama Mediaguru. Selain belajar dan sharing bersama bimbingan menulis sesama guru dan pegiat literasi Gelemaca melalui berbagai media, khususnya grup Whatsapp. Beragam karya buku pun lahir dari tangan guru-guru literat ini, termasuk para siswa bimbingannya.

Kegiatan workshop bertempat di studio televisi Radar Cirebon Jalan Perjuangan Kota Cirebon. Hadir sebagai narasumber dari komunitas Gelemaca adalah Hj Iis Nuraeni, M.Pd.I dan Adi Tama, S.Pd, keduanya penulis produktif buku. Narasumber dari Radar Cirebon adalah Yuda Sanjaya dan Khairail Anwar, kedua wartawan senior koran group Jawa Pos tersebut.

“Workshop menulis ini lanjutan workshop menulis sebelumnya yang diadakan oleh komunitas literasi Gelemaca Kota Cirebon. Kali ini bekerjasama dengan koran Radar Cirebon. Fokusnya bagaimana cara menulis untuk surat kabar. Target jangka panjangnya melalui tulisan artikel, kelak akan lahir buku-buku dari.guru-guru Kota Cirebon,” tutur Ketua Komunitas Literasi Gelemaca Kota Cirebon yang juga Kepala SMP Negeri 1 Kota Cirebon Lilik Agus Darnawan, S.Pd., MM saat sambutan pembuka, kemarin.

Dalam acara sehari itu, peserta mendapatkan teknik menulis untuk surat kabar. Iis Nuraeni sebagai pembicara pertama banyak mengutip kaidah bahasa Indonesia dalam menulis. Sementara pegiat literasi lainnya Adi Tama, mengajarkan bagaimana melakukan swasunting naskah. Sementara pembicara dari Radar Cirebon Yuda Sanjaya, menjelaskan teknik menulis versi jurnalistik. Sedangkan GM Radar Cirebon Online Dian Arief Setiawan memberitahukan, jika di portal Radar Cirebon Online sudah disiapkan ruang baca untuk media publikasi guru penulis.

“Ada tiga tahapan menulis jurnalistik, pertama people trail, lalu paper trail dan observation. Dalam menulis yang dibutuhkan adalah membuat judul, kalimat pembuka dan pengembangan,” tutur Yuda, redaktur yang sudah 10 tahun bekerja di koran Radar Cirebon. Pria berdarah Sunda ini mengingatkan, dalam menulis untuk media massa memperhatikan kekinian, berbeda, menarik dan unik. (PaDE)

GURU TAK PERNAH LELAH LATIHAN MENULIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Facebook
Facebook
YouTube
Instagram