Harjamukti – Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, hari ini (5/11) mengikuti upacara bendera bersama 1204 siswa-siswi SMP Negeri 6 Kota Cirebon beserta kepala sekolah dan dewan guru serta staf tata usaha setempat. Pelaksanaan bertempat dilapangan upacara yang tergolong relatif kecil untuk menampung seluruh peserta upacara. Bertindak selaku pembina upacara, Jaja Sulaeman mengapresiasi pelaksanaan upacara yang dinilai sudah baik dengan perbaikan pada penyelarasan antara paduan suara dan musik pengiringnya. Kadis berpesan kepada agar anak-anak untuk meningkatkan prestasi. Dia juga berharap agar siswa kelas IX mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian nasional.

“Guru-guru kita sudah baik, anak-anak harus berprestasi, untuk itu perlu belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat hasil yang terbaik sehingga bisa melanjutkan ke sekolah yang diinginkan. Semoga anak-anak menjadi anak yang sholeh, sehat, cerdas berkarakter”, ungkapnya diakhir amanatnya.

Usai melaksanakan upacara, Kadisdik didampingi Kepala SMPN 6, Hj. Aniyati, M.Pd yang dinilai memiliki interpersonal yang baik, menyerahkan piala kepada Haerunnisa siswa kelas IX-E yang mendapat Juara I lomba menulis cerpen tingkat SMP se-Kota Cirebon pada Festival Literasi Siswa (FLS) tahun 2018. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Komunitas Literasi Gelemaca Kota Cirebon.

Dalam rangka pembinaan, monitoring dan evaluasi kinerja, Drs. H. Jaja Sulaeman, M.Pd didampingi Korwas, Drs. H. Sugihartono, M.Pd selaku pengawas bina SMP tersebut. Menurut kadis, pembinaan dan monev itu dilakukan untuk menggali informasi yang ada dilapangan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan pendidikan.

Dari sisi sarana prasarana SMPN 6 Kota Cirebon sudah cukup representatif. Hanya memang terdapat beberapa sarana yang memerlukan penataan sesuai dengan standar. Diantara yang perlu distandarisasi adalah ruangan perpustakaan, ruang guru, dan ruang BK. Menurut Kadisdik, penataan tersebut perlu diawali dengan mengunggah informasi yang terkini sesuai dengan  keadaan real dilapangan pada aplikasi dapodik. Karena dapodik adalah satu-satunya pendataan yang digunakan oleh kementerian untuk menjadi dasar pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan pendidikan.

Meninjau ruang perpustakaan, Kadisdik menghimbau kepada petugas perpustakaan agar dikelola dengan baik. Kadisdik mengatakan bahwa perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan dalam bentuk buku, tetapi juga bisa memanfaatkan e-book yang bisa dibaca anak diluar perpustakaan.

“Sekolah bisa meminta link perpustakaan online yang ada Bapusipda untuk mendukung perpustakaan di sekolah.”

KADISDIK KUNJUNGI SMPN 6 KOTA CIREBON

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Twitter
Visit Us
Follow Me
YouTube
Instagram