Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Drs. H. Jaja Suleaman, M.Pd melakukan pembinaan kepala sekolah dan guru di lingkungan UPT Pendidikan Kecamatan Kejaksan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (17/10) bertempat di SD Kinderfield. Pembinaan dilakukan kepada kepala sekolah dan perwakilan guru dari 29 SDN dan 5 SD swasta.

Salah satu hal yang sering disampaikan oleh kadisdik dalam pembinaan adalah mendorong pada kepala sekolah dan guru untuk kreatif baik dalam manajemen sekolah maupun dalam proses pembelajaran.

“Kreatifitas guru dewasa ini sangat dituntut, seiring dengan semakin tingginya perhatian orang tua siswa di era keterbukaan informasi publik saat ini. Para guru harus lebih maju dari para peserta didik dalam penguasaan teknologi informasi, agar guru dapat memantau dan mengarahkan hal-hal yang menjadi perhatian peserta didik di dunia maya itu.”

“Kepala sekolah diharuskan memiliki kompetensi kewirausahaan. Keterbatasan anggaran yang ada di sekolah bisa diupayakan dengan melibatkan orang tua melalui mekanisme yang sesuai dengan Permendikbud nomor 75 tahun 2016. Selain itu bisa juga menggali dana CSR, karena berdasarkan undang-undang, bahwa pendidikan itu menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah dan masyarakat. Selain itu standar operasional prosedur (SOP) sebagai payung hukum dalam melaksanakan pekerjaan, harus buat dan dijalankan. Seperti SOP mengenai mekanisme sumbangan dana pendidikan. Itupun harus disertai bukti-bukti kegiatan yang dibutuhkan seperti undangan, daftar hadir, notulen, kesepakatan hasil musyawarah yang dibuat dalam bentuk berita acara.”

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dra. Hj. Sri Wahyuning Hadi, M.Si yang juga turut hadir dalam pertemuan itu menyampaikan hal yang serupa dengan kadisdik. Dia berharap agar setiap guru dapat membangun kreatifitas dalam pembelajaran demi kemajuan pendidikan di Kota Cirebon. Kompetensi guru harus terus ditingkatkan, dengan atau tanpa anggaran, karena itulah salah satu tujuan sertifikasi guru. Menurutnya pembinaan disiplin siswa salah satunya melalui pemberian suri tauladan disiplin dari para guru dan kepala sekolah. Tuntutan disiplin itu bukan hanya untuk guru PNS tetapi juga berlaku bagi PTK Honorer.

Pertemuan selama 3 jam itu dibuka oleh Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Kejaksan, Dra. Hj. Sofiani Erlin yang dihadiri juga oleh Kasubbag TU UPT, Ade Muhyati, SE. Turut hadir dalam pembinaan tersebut pengawas bina diantaranya Dra. Hj. Sukemi, Hj. Dedeh Jubaedah, S.Pd. AUD dan Narila, S.Pd. (Lisy)

TUNTUTAN KREATIFITAS DI ERA DIGITAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Twitter
Visit Us
Follow Me
YouTube
Instagram