Anak-anak usia sekolah sangat rentan menjadi korban online di era digital sekarang. Diperlukan proteksi dan arahan penggunaan gadget bagi anak-anak tersebut. Karena masyarakat tak bisa menghindari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media android berbasis internet tersebut.

“Di kalangan remaja tidak lepas dari pengaruh teknologi informasi dan komunikasi. Hasil riset menyebutkan, 66% pengguna internet di Indonesia adalah usia 13-34 tahun. Jika tak ada perlindungan terhadap mereka dari pengaruh negatif internet akan berbahaya,” tutur Kadisdik Drs H Jaja Sulaeman, M.Pd dalam sambutannya di Seminar Smart School Online, Selasa (25/9).

Seminar dihadiri sekitar 300 orang dari unsur guru-guru, orang tua siswa dan komunitas berlangsung di Hotel Luxton Kota Cirebon. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Informasi, Komunikasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Iing Daiman, S.IP dan perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat.

“Selain memberikan dampak positif, kehadiran gadget memberikan dampak negatif bagi anak-anak. Kontek pornografi, cyber crime menjadi ancaman serius bagi anak-anak. Game online banyak kasus-kasus anak-anak menjadi kecanduan, terbelenggu,” tambah Kadisdik dalam acara yang digagas oleh ICT, Sejiwa dan Ecpat dibantu Relawan TIK Kota Cirebon tersebut.

Kadisdik berharap, dengan program Smart School Online anak-anak kita bisa terlindungi dari pengaruh negatif media informasi dan komunikasi. Pihaknya menyambut baik dengan program SSO tersebut. Kendati kota ini kecil namun dinamika kotanya kian berkembang pesat sehingga berefek kepada pendidikan anak.

Program yang mendapat suport dari Keminfo dilakukan secara roadshow di 12 kota kabupaten di Indonesia. Cirebon adalah kota ke-8 setelah Kabupaten Banyumas. Kota-kota lainnya adalah Jakarta, Ambon, Kupang, Parepare, Balikpapan. (PaDE)

SELAMATKAN ANAK-ANAK DARI KORBAN ONLINE !

Satu gagasan untuk “SELAMATKAN ANAK-ANAK DARI KORBAN ONLINE !

  • 26 September 2018 pukul 11:51 am
    Permalink

    Siswa sejak sekarang dan segera di beri pemahaman dan pembekalan tentang akses positif internet dan literasi digital. Krn konsep smart city booming skrg ini harus di imbangi dgn pemahaman yang baik juga. Terutama siswa di sekolah2 karena mereka salah satu pengguna aktif gadget. Program2 ttg ini sudah kebutuhan di siswa, orang tua dan masyarakat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Twitter
Visit Us
Follow Me
YouTube
Instagram