Penilik Dikmas Wilayah Kesambi, Drs. Suryanda, MM mengunjungi LKP Mayang Sari Dua, Selasa (4/9). Kedatanganya adalah untuk melakukan salah satu tupoksinya yaitu pemantauan program pada LKP yang concern membidangi rumpun tata rias pengantin ini. Selain itu juga guna mendorong LKP agar selalu mengupdate dan mengupgrade hard skill maupun soft skill yang ada pada lembaga tersebut. Keterampilan abad 21 yang dikenal dengan 4C yaitu Communication (komunikasi), Collaborative (kolaborasi), Critical Thinking and Problem Solving (berfikir kritis dan memecahkan masalah), Creativity and Innovation (kreativitas dan inovasi) marak dibicarakan dewasa ini.

“LKP Mayang Sari Dua terus mengasah kedua skill tersebut dan telah mempraktekkannya dalam proses pembelajaran. LKP ini adalah salah satu yang terbaik di Kota Cirebon untuk kursus tata rias pengantin. Ratusan peserta didik kursus telah sukses berkat tangan dingin pengelola LKP”, kata Penilik PAUD Dikmas yang biasa disapa dengan Yanda ini.

Beralamat di Jl. Pemuda No. 8 Kel. Sunyaragi Kec. Kesambi Kota Cirebon, lembaga yang berdiri sejak tahun 2007 ini memiliki segudang prestasi. LKP ini memberikan pelatihan kepada masyarakat umum, warga belajar pendidikan kesetaraan, peserta yang berkebutuhan khusus bahkan pernah mempunyai pengalaman melatih anak dengan keterbelakangan mental. Mengapa ini dilakukan? Karena menurut pimpinan LKP Mayang Sari Dua, Ria Laksminara, semua orang berhak dan layak memiliki keterampilan abad 21.

“Semua orang berhak mendapat kesempatan yang sama untuk memiliki dan mengembangkan ketrampilan abad 21, karena setiap diri diberi kelebihan masing-masing oleh Sang Pencipta. Tinggal bagaimana mengasah kemauan untuk terus menerus menggali potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Belajar itu sepanjang hayat dan bisa dimulai dari hal-hal yang diminati. Kenapa harus memiliki itu? supaya kita bisa survive dengan kondisi zaman now yang sangat dinamis”, ungkap wanita cantik berkulit putih bersih terawat itu.

Sebulan terakhir LKP Mayang Sari Dua tengah melatih salah satu anak yang berkebutuhan khusus, tuna rungu. Adalah Mirellia Putri Junianto akan mewakili Kota Cirebon mengikuti Lomba Make Up Fantasi dengan tema Save The Planet di tingkat Provinsi Jawa Barat pada tanggal 7 s.d 9 September 2018. Ini adalah kali kedua LKP Mayang Sari berkolaborasi dengan SLB dalam mendukung peserta didik berkebutuhan khusus sehingga mempunyai daya juang dan daya saing tersendiri.

Meskipun pada awal pertemuan terjadi hambatan komunikasi secara verbal, tidaklah menyurutkan semangat Ria dan dua orang asistennya yakni Dian dan Syifa. Ria malah merasa tertantang dengan adanya peluang untuk melatih Mirellia. Dia percaya selama punya kemauan dan berusaha secara sungguh-sungguh, maka setiap masalah akan selalu ada pemecahan. Tantangan ini tidak hanya berlaku untuknya saja tetapi juga untuk Mirellia.

“Bakat, minat yang dimiliki oleh Mirellia dan kecintaan saya pada profesi ini menjadi kekuatan bagi saya. Dan saya percaya ketika mendidik dengan hati yang tulus, maka apapun yang kita sampaikan akan bisa diterima oleh peserta didik. Kemudian saya berfikir untuk berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Meskipun itu juga membutuhkan waktu, toh sekarang baik saya dan asisten saya sudah dapat berkomunikasi secara lancar dengan Mirellia”.

Ria merasa beruntung mempunyai pengalaman melatih anak berkebutuhan khusus ini. Pasalnya dia yang biasa berkutat di dunia tata rias pengantin seperti TRP Cirebon Kebesaran, TRP Sunda Putri, TRP Sunda Siger, TRP Solo Putri, TRP Jogja, TRP Gaun Panjang dan TRP Busana Muslim, kini dia bisa melakukan sesuatu yang berbeda.

“Melatih Mirellia itu bukan sekedar mengajarkan make up fantasi , melatih membuat nail art dan body painting. Lebih dari itu, ketika berbicara lomba maka kita juga dituntut untuk memiliki kreatifitas yang tinggi dan siap berinovasi. Kita dituntut untuk cepat dan tepat karena kita dibatasi oleh waktu dan harus sesuai dengan tema yang dilombakan”, ujar Ria yang sudah dua tahun ini aktif mendukung Dinas Pendidikan Kota Cirebon meraih Juara umum Lomba Keteladanan PAUD-PNF Tingkat Provinsi Jawa Barat. (Lisy).

KETERAMPILAN ABAD 21 MILIK SEMUA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Twitter
Visit Us
Follow Me
YouTube
Instagram