Dinas Pendidikan Kota Cirebon menggelar kegiatan Sosialisasi Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Rawan Drop Out (DO) hari ini (16/8). Bertempat diaula Dinas Pendidikan Kota Cirebon, kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kadisdik. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan fasilitasi kepada tenaga operator sekolah agar dapat memahami tugas pokok dan fungsinya sekalu operator PIP dan Beasiswa Rawan DO. “Hasil yang diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini, para operator dapat memahami tugasnya dengan baik, sehingga proses pencairan bantuan kepada penerima beasiswa menjadi lancar dan tepat sasaran serta dapat digunakan sesuai dengan tujuannya demi kemajuan pendidikan. Dapodik sebagai sumber data untuk perencanaan pembangunan pendidikan baik ditingkat nasional, yang kemudian diteruskan ke tingkat provinsi. Dan tidak menutup kemungkinan kedepan juga diterapkan di tingkat kabupaten/kota.  Untuk itu, para operator sekolah harus mengisi data pokok pendidikan dengan baik dan benar”.

Sebagaimana diketahui alokasi dana pendidikan dibagi kedalam 3 komponen yaitu biaya investasi untuk sarana dan prasarana sekolah, biaya operasional sekolah dan biaya personal. Beasiswa PIP dan Rawan DO ini adalah bagian dari biaya personal peserta didik, yang digunakan untuk kepentingan pendidikan anak, diantaranya bisa digunakan untuk membeli seragam sekolah, buku tulis, biaya transport dan lain-lain. Kadisdik meminta kepada seluruh sekolah agar melakukan penjaringan data pada awal tahun ajaran.

Beberapa masukan dari para operator sekolah terkait dengan kendala yang dihadapinya dalam proses upload data pokok pendidikan dan PIP diantaranya disampaikan oleh operator SDN Rinjani, Munawir, S.Pd.SD. Menurutnya kendala dilapangan adalah operator tidak mempunyai data pemilik kartu PIP, karena meskipun diusulkan melalui dapodik, tetapi ketika disetujui dan kartu tersebut terbit, dikirim langsung ke alamat orang tua siswa penerima KIP, dimana terkadang ada beberapa yang tempat tinggalnya berpindah-pindah. Disamping itu tidak semua masyarakat yang menerima KIP mengetahui fungsi KIP itu sendiri. Sebagian operator dari sekolah lain mengeluhkan proses pencairan ke bank. Karena tidak semua bank yang terdekat dengan domisili siswa bisa mencairkan Beasiswa PIP.

Pada kesempatan itu hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan. Narasumber kegiatan yaitu perwakilan dari Badan Keuangan Daerah, perwakilan BRI Cabang Kartini dan BRI Gunung Jati.

Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar dapat di download pada link berikut Juklak PIP .

Materi Sosialisasi Beasiswa PIP dan Rawan DO dapat didownload pada llink berikut Materi Sosialiasi PIP dan Rawan DO.

SOSIALISASI BEASISWA PIP DAN RAWAN DO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Twitter
Visit Us
Follow Me
YouTube
Instagram