Salah satu upaya Dinas Pendidikan dalam rangka membina karakter peserta didik adalah melalui pembinaan pelaksanaan upacara bendera. Pada hari Senin, 15 Januari 2018 Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Drs. H. Jaja Sulaeman, M.Pd mengikuti upacara bendera di SD Negeri Sukapura 3 Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. Bertindak selaku Pembina upacara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon menyampaikan beberapa amanat diantaranya bahwa setiap peserta didik harus belajar dengan bersungguh-sungguh agar menjadi anak yang pintar, terutama bagi siswa kelas VI yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian sekolah berrstandar nasional. Beliau juga mengajak untuk menghormati lambang-lambang negara seperti penghormatan kepada bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan pembacaan Pancasila yang kesemuanya itu harus dilakukan dengan baik dan tertib. Dia mengatakan bahwa manakala ada yang berbicara di depan maka peserta didik harus tenang dan menyimak dengan baik. Selain itu, beliau juga berpesan agar semua peserta didik menghormati orang tua dan guru.

Drs. H. Jaja Sulaeman, M.Pd menilai pelaksanaan upacara bendera di SDN Sukapura 3 sudah cukup baik, petugas upacara sudah baik dan terus ditingkatkan. Begitu pun dengan peserta upacara harus sikap sempurna selama pelaksanaan upacara. Pada upacara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon juga melakukan komunikasi langsung dengan peserta didik mengenai rutinitas keseharian peserta didik mulai bangun tidur, mandi pagi, sarapan sehat, berangkat sekolah minta ijin dan do’a dari kedua orang tua, berdo’a sebelum belajar, belajar dengan baik selama disekolah, sholat, pulang sekolah makan siang dan istirahat serta belajar di rumah, tidur jangan terlalu larut malam, harus memenuhi waktu tidur malam yang sehat yaitu 8 jam lamanya.

                            

Setelah pelaksanaan apel pagi Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon melakukan pembinaan pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ada di Komplek SDN Sukapura. Pada kesempatan itu beliau menyinggung mengenai peningkatan TPP dengan ketentuan absensi menggunakan finger print, resikonya apabila tidak memenuhi ketentuan jam kerja maka akan terjadi pengurangan TPP yang akan diterima pegawai. Hal ini dilakukan berkaitan dengan pelaksanaan penilaian pegawai berbasis kinerja. Untuk sementara ini masih menggunakan indikator absen, kedepan akan mengacu pada kinerja pegawai. Apa pun itu, PNS harus bekerja dengan baik. Apalagi saat ini kesejahteraan kita telah meningkat maka kita pun harus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Upaya lain yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan dinaikkannya dana bantuan operasional sekolah yang semula Rp. 200.000,00 / siswa / tahun naik menjadi Rp. 300.000,00 / siswa / tahun. Oleh karena itu gunakan anggaran yang ada dengan baik dan maksimal, rencanakan dengan baik dan pertanggungjawabkan dengan baik pula.

Kepala SDN Sukapura 3 Anih Sumiati, S.Pd, M.MPd melaporkan bahwa di SD Negeri Sukapura  3 telah dibangun kantin dan pagar untuk di lantai atas yang bersumber dari partisipasi orang tua siswa. Dilaporkan pula bahwa rangka atap gedung dari kayu dengan kondisi sudah keropok dimakan rayap dan sampai saat ini belum direhabilitasi.

Menanggapi laporan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon mengapresiasi peran serta orang tua siswa dalam pembangunan di SDN Sukapura 3. Namun demikian, pelaksanaan partisipasi orang tua siswa  prosesnya harus sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Peran serta masyarakat dalam membangun pendidikan sangat dibutuhkan karena anggaran dari pemerintah relative terbatas. Oleh karena itu, sekolah perlu menyampaikan ucapan terima kasih secara resmi kepada orang tua sebagai bentuk penghargaan atas parsisipasi mereka.

 

Pembinaan Kadisdik di Komplek SDN Sukapura Kota Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Facebook
Facebook
YouTube
Instagram